Wednesday, October 7, 2015

Matakecil, si flagship species

Si matakecil, laba-laba kebanggaan Menoreh.

Flagship species adalah jenis biota yang dijadikan simbol konservasi suatu kawasan. Jenis semacam ini umumnya memiliki keistimewaan tertentu, misalnya karena langka, endemik, atau memiliki peran vital bagi ekosistem. Sebagai contohnya adalah komodo, karena hewan ini endemik dan bernilai ilmiah tinggi.

Konservasi memadukan pengawetan, pelestarian, dan pemanfaatan sumber daya alam. Dengan prinsip tersebut, maka perlu penyeimbangan antara eksploitasi sumber daya alam dengan perlindungannya. Pengelolaan yang baik diharapkan akan menjamin terjaganya sumber daya alam yang ada. Pengelolaan yang baik adalah yang bisa menjamin keberlanjutan.

Laba-laba Amauropelma matakecil adalah jenis laba-laba endemik kawasan karst di Menoreh yang hanya dijumpai di 4 goa alam. Laba-laba kecil ini adalah jenis troglobion, yaitu biota yang hanya hidup di lorong-lorong bawah tanah. Hewan ini sangat tergantung pada kestabilan lingkungan dan ekosistem goa yang gelap, lembab dan memiliki komposisi udara tertentu. 

Karena hidup dalam kondisi lingkungan yang sangat stabil, maka laba-laba matakecil menjadi sangat rentan terhadap perubahan lingkungan. Yang dimaksud dengan perubahan kondisi lingkungan di goa misalnya penurunan kadar kelembaban, atau masuknya bahan-bahan pencemar ke dalam ekosistem. Inilah ancaman nyata bagi spesies langka dan unik di Menoreh. Perubahan lingkungan mikro bisa terjadi jika ada perubahan di atas permukaan tanah, misalnya pengurangan atau perubahan tutupan vegetasi.

Untuk melindungi A. matakecil sebagai spesies troglobion kebanggaan Menoreh, maka satu-satunya cara adalah mempertahankan kondisi lingkungan yang ada, menghindari pembukaan lahan secara berlebihan, dan mengelola sistem hidrologi karst agar tidak tercemar oleh bahan berbahaya. Salah satu kesulitan dalam mengkaji kehidupan biota troglobion adalah mustahil untuk memperoleh gambaran populasi dan distribusi yang sebenarnya. Hal ini karena banyak lorong-lorong bawah tanah yang tidak bisa diakses oleh manusia. Untuk itu harus diasumsikan bahwa kita perlu melindungi seluruh kesatuan ekosistem di suatu kawasan.

Lalu bagaimana dengan masyarakat yang tinggal di sekitar habitat matakecil dan menggantungkan hidup dari perkebunan? Melindungi satu jenis biota unik tidak berarti mematikan kehidupan masyarakat. Yang perlu dilakukan hanyalah mengedukasi masyarakat untuk tetap mengelola lahan dengan bijak, dengan terus menjaga tutupan vegetasi, dan mengelola limbah secara baik. Kita perlu menumbuhkan kecintaan masyarakat terhadap matakecil sebagai kebanggaan Menoreh. Ayo kita jaga si matakecil!

No comments:

Post a Comment