Monday, October 27, 2014

Mencintai sungai dengan canyoning




"Olah raga menyenangkan itu contohnya canyoning. Anda bisa loncat-loncat di antara bebatuan sungai. Lalu meluncur di jeram licin sambil teriak ‘wooo hooooo!!’. Byuurrr!! bisa juga melompat ke dalam pool yang dalam, kemudian berenang ke tepi. Dan yang paling seru tentunya abseiling di air terjun. Di canyoning Anda tidak perlu malu untuk kembali menjadi anak kecil. Wooo hooooo!!"


Indonesia sebagai negara tropis, kaya akan sungai-sungai yang mengalir sepanjang tahun. Di daerah pegunungan, sungai membentuk alur-alur yang dalam dan memiliki aliran yang deras. Dan tentu saja, banyak air terjun yang cantik. Keindahan itu lebih sempurna untuk dinikmati, dengan satu aktivitas yang disebut canyoning.

Canyoning merupakan perpaduan antara berjalan, memanjat, melompat, berenang, dan abseiling / rapeling. Aktivitas ini menjadi sangat menyenangkan jika didukung kemampuan teknik dan kondisi fisik dan mental yang prima. Dan yang paling penting harus diperhatikan, canyoning adalah aktivitas yang mengandung resiko tinggi. Maka standar keamanan meliputi penguasaan teknik dan peralatan yang memadai wajib menjadi perhatian utama.

Peralatan yang dibutuhkan dalam canyoning antara lain: wetsuit, harness (harness khusus canyoning memiliki pelindung pantat), tali kernmantel, descender (biasanya menggunakan pirana), carabiner, dll. Penguasaan teknik juga wajib dimiliki seorang canyoneer, mulai dari teknik melompat, berenang, dan tentunya abseiling. 

Dengan ber-canyoning, kita akan lebih mengenal sungai-sungai yang kita miliki, dan kemudian mencintai dan menjaganya. Go canyon!

No comments:

Post a Comment