Sunday, August 24, 2014

Dia yang hidup di kegelapan abadi














Amauropelma matakecil, betina dewasa (Foto oleh Sidiq Harjanto)

Troglobit, sebutan bagi biota yang seluruh siklus hidupnya dihabiskan di dalam lingkungan hipogean (habitat bawah tanah, khususnya gua). Mereka teradaptasi hidup di habitat gelap, dengan kelembaban yang sangat tinggi, dan cenderung stabil. Kelompok biota ini merupakan jenis-jenis evolusioner yang sukses, meskipun di sisi lain mereka adalah makhluk yang rapuh. Sedikit perubahan mikroklimat, misalnya, bisa memberi dampak kepunahan bagi jenis-jenis tersebut.

Laba-laba Amauropelma matakecil hidup tanpa fungsi mata, karena telah mengalami reduksi ekstrim hingga nyaris hilang sama sekali. Hanya bintik-bintik kecil yang tersisa menandakan terjadinya proses evolusi regresif pada jenis itu. Seekor laba-laba buta menjalani kehidupan dengan mengandalkan organ sensor kemo-taktil pada tubuhnya. Sensor tersebut merasakan partikel-partikel di udara dan sentuhan, sehingga laba-laba tersebut mampu mengenali kondisi lingkungan di sekitarnya. Untuk mendapatkan mangsa, jenis seperti itu mengandalkan strategi 'diam dan menunggu', ketika ada mangsa mendekat, sensor kemo-taktil berupa trikobotria memberikan sinyal. Dan, dengan cepat mangsa disergap.

Si matakecil hidup di beberapa gua di kawasan Menoreh. Mereka sering terlihat berdiam di lantai gua, atau kadang bersembunyi di celah-celah batuan; hidup berdampingan dengan hewan-hewan khas gua lainnya, seperti nocticolid, kaki seribu, dan isopod terestrial. Matakecil, bersama biota khas gua lainnya, cenderung hidup di lingkungan yang relatif stabil. Habitat tempat mereka hidup adalah lorong-lorong yang jauh dari lingkungan luar, dan cenderung terisolasi. Hal itu menjadikan sebaran jenis endemik Menoreh ini, sangat terbatas.

Jenis troglobit seperti laba-laba matakecil memiliki nilai penting, baik bagi ilmu pengetahuan maupun dalam perlindungan kawasan. Bagi ilmu pengetahuan, troglobit adalah 'harta karun' bagi peneliti dalam mengungkap teka-teki evolusi. Untuk kepentingan konservasi, tak jarang jenis troglobit dijadikan flagship species, sebutan suatu jenis ikon konservasi suatu kawasan. Hal itu bukan suatu hal yang dilebih-lebihkan, mengingat keunikan dan kekhasan-nya. Dan lebih penting lagi, kerapuhannya. Menjaga kestabilan ekosistem merupakan cara yang harus ditempuh untuk mempertahankan keberadaan jenis troglobit.




No comments:

Post a Comment