Skip to main content

Galeri Nusantara

Eksplorasi tak akan pernah mengenal kata akhir. (Maratua Island, East Kalimantan)


Alam yang indah, bukan warisan namun titipan. (Maratua Island, East Kalimantan)


Suatu pagi di kampung Sukajadi, Kaki Gunung Sepintiang. (Lahat, South Sumatra)


Pegunungan Menoreh (D.I Yogyakarta)



Cave Bats (Menoreh, DIY)


Air Terjun Kembangsoka (Kulon Progo, D.I. Yogyakarta)


Hutan di Petungkriyono, Central Java


Sore sehabis hujan di Petungkriyono, Central Java


The uplander, Petungkriyono, Central Java


Hutan di pagi hari (Gayo, NAD)


Jaboi Volcano (Sabang, Weh Island)


Air terjun Pria Laot (Sabang, Weh Island)


Tsunami Museum (Banda Aceh)


Pantai Pink (Lombok Island)


Istano Basa Pagaruyung (West Sumatra)


Sikerei Suku Mentawai (Siberut, West Sumatera)


Transportasi air sungai Sabirut (West Sumatera)


Istana Siak Sri Indrapura  (Riau)


Peatland (Kep Meranti, Riau)


 Selatpanjang, sebuah kota tua (Kep Meranti, Riau)


Menyusur Batanghari Leko, Musi Banyuasin (South Sumatera)


Sebuah pantai cantik di Siduk, Kayong Utara (West Kalimantan)


 Keceriaan anak-anak di pelosok (Bukit Santuai, Central Kalimantan)


Rumah di sekitar hulu sungai Mentaya (Central Kalimantan)


Gambar cadas karya jaman prasejarah (Pangkep, South Sulawesi)


 Rammang-rammang (Maros, South Sulawesi)


Stone garden (Maros, South Sulawesi)


'Buah cinta' dari Celebes (Kolaka, S.E. Sulawesi)


Anak-anak Suku Marind (Merauke, Papua)


Pangkur sagu (Kampung Wasur, Papua)


Pasar batu (Sentani, Papua)

_______________________________________________
Semua Foto dan Video karya Sidiq Harjanto

Mari mencintai Indonesia!

Popular posts from this blog

Pulaunya kelulut

Tetrigona
Tahun kemarin saya ke Kalimantan Barat, tepatnya di Kabupaten Kayong Utara (KKU). Sebagai orang yang sedang tergila-gila dengan lebah, maka yang sejak pertama sampai, saya langsung saja incang-inceng mengamati bunga-bunga dan pokok-pokok kayu yang berlubang, berharap menemukan lebah kelulut. Dan benar saja, cukup mudah menemukan lebah, baik lebah yang sedang harvesting di bebungaan, maupun lebah-lebah yang berdiam di sarangnya. Barangkali jenis kelulut gagak (Heterotrigona itama), yang paling sering dan paling mudah ketemu. Si gagak ini mudah dikenal dari tubuhnya yang berukuran relatif besar dan berwarna hitam legam. Kelulut kecil bersarang pada celah-celah bangunan, saya menduga Tetragonula fuscobalteata, ukurannya sungguh kecil. Barangkali kelulut paling kecil yang pernah saya jumpai.

 Lepidotrigona
Beberapa jenis kelulut di Pulau Borneo baru pertama kali saya jumpai, seperti kelulut hitam dari marga Tetrigona. Warna tubuhnya hitam, dengan sayap separuh hitam dan separuh k…

Desa di atas awan

Desa Tlogohendro berada di pegunungan Dieng, tepatnya di kecamatan Petungkriyono, kab Pekalongan. Untuk menuju desa ini bisa lewat rute kota Pekalongan- Doro- Petungkriyono. Jalan dari Doro ke Petungkriyono sudah relatif bagus. Medan jalannya berkelok-kelok diselingi tanjankan dan turunan cukup terjal. Salah satu yang iconik adalah panorama hutan yang menyambut saat memasuki kecamatan Petungkriyono, yaitu di Sokokembang. Dari ibukota kecamatan, desa Tlogohendro masih sekitar setengah jam perjalanan.


Tlogohendro dengan luas 1.450 ha ini berada di atas 1.000 mdpl, sehingga udaranya sejuk dan cenderung dingin pada malam hari. Komoditas paling menonjol dari desa ini adalah sayur-mayur seperti kentang, cabai, dan bawang daun (masyarakat desa menyebutnya selong). Di pinggir ladang-ladang sayur biasanya ditanami kopi arabika. Desa ini menjadi salah satu penghasil kopi penting di kabupaten Pekalongan.


Keunikan desa ini dibandingkan desa-desa lain adalah makanan pokoknya yang masih berupa na…

Sekilas tentang lebah tak bersengat