Saturday, October 11, 2014

Air terjun Kembang Soka






Menyusuri sungai Bangki, kami bergerak turun dengan cepat. Kami tidak sabar untuk mencapai pertemuan dengan sungai lainnya, Mudal. Alur-alur sungai ini berada di dusun Gunungkelir, Jatimulyo, Girimulyo, Kulon Progo. Sebelum titik pertemuan kedua sungai (tempuran), ada air terjun yang konon menyuguhkan panorama yang eksotis.

Tak lama kami berjalan, sebuah air terjun sudah menanti. Tingginya kurang lebih 10 meter, dengan kemiringan hampir 90 derajat. Curug Kemiri, begitulah orang-orang menyebutnya. Kami memutuskan untuk turun menggunakan teknik tali tunggal (SRT). Ada sensasi tersendiri saat air terjun mengguyur tubuh yang menggantung pada seutas tali. Sayangnya di puncak musim kenarau seperti saat ini, debit air di sungai ini hanya kecil.

Di sepanjang jalur turun vertikal ini tumbuh lumut dan tanaman kecil yang membentuk panorama yang sangat indah. Saya benar-benar dimanjakan dengan formasi tumbuhan yang membentuk laksana karpet alam.

Dan benar saja, di samping air terjun yang kami turuni ini ada air terjun lain yang berasal dari sungai Mudal. Namanya curug Kembangsoka. Kami tak bisa menyembunyikan perasaan exited. Bak anak kecil, kami berlari-lari sambil teriak-teriak kegirangan. Wow ini surga dunia bung! Air terjun setinggi sekitar 5 meter yang airnya jernih dengan kemilau kehijauan yang dihasilkan dari warna tanaman air yang tumbuh sehat di bawahnya.

Nanti saat musim hujan telah tiba dan sungai-sungai itu kembali mengalir deras, kami pasti akan dengan senang hati meluangkan waktu untuk mengunjunginya.

Terima kasih: Pak Ju, Kang Mur, Ary, Hery, Jubleg

No comments:

Post a Comment