Skip to main content

Posts

Showing posts from August, 2014

Kabar gembira untuk kita semua!

Laba-laba yang diduga Amauropelma matakecil yang ditemukan di loccality baru (Foto: Sidiq Harjanto)

Kabar menyenangkan sore ini untuk kita semua. Laba-laba buta yang diduga jenis Amauropelma matakecil, ditemukan di satu gua di wilayah Desa Jatimulyo, Kec. Girimulyo, Kab. Kulonprogo, Daerah Istimewa Yogyakarta. Jika jenis laba-laba yang ditemukan ini terkonfirmasi sebagai A. matakecil, maka akan menjadi catatan baru bagi sebaran jenis endemik Menoreh tersebut. Sebelumnya laba-laba matakecil ditemukan di 3 gua di wilayah Kec. Kaligesing, Kab. Purworejo, Jawa Tengah.

Laba-laba buta tersebut ditemukan di sebuah gua dengan sistem yang relatif tertutup, tipikal habitat alaminya. Gua tersebut panjangnya diperkirakan mencapai 1 km, dan merupakan sistem sungai kecil. Dengan temuan baru ini, maka semakin membuktikan kekayaan alam karst di Menoreh terutama yang berada di wilayah Desa Jatimulyo. Di dalam gua tersebut juga dijumpai hewan-hewan khas gua lainnya, seperti isopod dan nocticolid.

Men…

Dia yang hidup di kegelapan abadi

Amauropelma matakecil, betina dewasa (Foto oleh Sidiq Harjanto)

Troglobit, sebutan bagi biota yang seluruh siklus hidupnya dihabiskan di dalam lingkungan hipogean (habitat bawah tanah, khususnya gua). Mereka teradaptasi hidup di habitat gelap, dengan kelembaban yang sangat tinggi, dan cenderung stabil. Kelompok biota ini merupakan jenis-jenis evolusioner yang sukses, meskipun di sisi lain mereka adalah makhluk yang rapuh. Sedikit perubahan mikroklimat, misalnya, bisa memberi dampak kepunahan bagi jenis-jenis tersebut.

Laba-laba Amauropelma matakecil hidup tanpa fungsi mata, karena telah mengalami reduksi ekstrim hingga nyaris hilang sama sekali. Hanya bintik-bintik kecil yang tersisa menandakan terjadinya proses evolusi regresif pada jenis itu. Seekor laba-laba buta menjalani kehidupan dengan mengandalkan organ sensor kemo-taktil pada tubuhnya. Sensor tersebut merasakan partikel-partikel di udara dan sentuhan, sehingga laba-laba tersebut mampu mengenali kondisi lingkungan di sekitarnya…

Birding Menoreh

Pengamatan burung (birding) semakin populer di kalangan masyarakat. Mengamati burung di alam liar merupakan suatu bentuk apresiasi terhadap kekayaan alam, khususnya avifauna. Dengan membudayakan menikmati keindahan burung di habitat aslinya, kita juga sekaligus meredam eksploitasi berlebihan terhadap sumber daya alam.

Di Pegunungan Menoreh hidup puluhan jenis burung, sehingga menarik para pegiat pengamatan burung datang ke sana. Salah satu lokasi pengamatan burung favorit di Menoreh adalah di Dusun Sokomoyo, Desa Jatimulyo. Uniknya, di dusun yang asri ini, kegiatan mengamati burung dilakukan di sekitar pemukiman warga, sehingga suasana pedesaan terasa sangat kental. Burung-burung di tempat ini seolah telah terbiasa hidup berdampingan dengan peradaban manusia.

Tak kurang 50 jenis burung tercatat di dusun ini, menghuni perkebunan dan ladang-ladang milik warga masyarakat. Beberapa jenis adalah burung migran yang melintas pada bulan-bulan tertentu, sedangkan sebagian besar adalah jenis-…

Caving Kiskendo

Gua Kiskendo berada di Desa Jatimulyo, Kec. Girimulyo, Kab. Kulonprogo; sekitar 40 km sebelah barat kota Yogyakarta. Gua alam ini terbentuk pada batuan karbonat Formasi Jonggrangan, sebuah kawasan karst kecil di puncak Pegunungan Menoreh yang mulai terbentuk pada kala miosen. Ratusan gua alami terbentuk pada batuan karbonat yang berada di ketinggian 600-800 mdpl ini.

Salah satu sistem perguaan yang panjang dan rumit adalah Gua Kiskendo. Setidaknya ada 9 pintu masuk gua, baik vertikal maupun horizontal. Sungai-sungai bawah tanah mengalir di dalamnya, kemudian menyatu menjadi Sungai Sumitro. Sungai-sungai utama mengalir sepanjang tahun, sebagian berhulu di wilayah Kab. Purworejo.

Gua Kiskendo sendiri mulai dikenal sebagai objek wisata sejak tahun 80-an, ditandai dengan pembangunan infrastruktur pendukung seperti taman, bumi perkemahan, parkir, dan aula. Awalnya pintu masuk gua wisata ini berupa lorong vertikal yang sulit diakses, sehingga kemudian dibuat tangga beton. Perkembangan sel…